What I (Almost) Eat Everyday For Breakfast

ACS_0080.JPG

Saya tipe orang yang selalu makan pagi setiap hari. Tanpa makan pagi, rasanya pusing, menderita, lemes. Nggak ada energi buat menjalankan hidup (lebay).

Sebelum menjadi vegan, menu sarapan saya bermacam-macam. Mulai dari bubur ayam, nasi uduk, pecel, dan seterusnya. Standar sarapan orang Indonesia intinya.

Setelah menjadi vegan, saya menjadi jauh lebih sehat karena hampir tiap hari makan oatmeal. Kadang-kadang makan pecel jika tidak sempat masak oatmeal. Oatmeal yang saya makan bukan oatmeal instan. Karena lebih sehat oatmeal yang harus dimasak dulu, maka saya lebih suka itu. 

Sejujurnya, saya tidak suka oatmeal. Trus ngapain dimakan? Alasannya supaya sehat. Saking nggak sukanya sama oatmeal, saya hampir muntah setiap kali makan oatmeal. Saya tipe orang yang makannya cepet banget, kadang bisa ngalahin Panggah kalo makan. Tapi ketika makan oatmeal, jadi pelan banget karena susah buat menelan.

Untuk menyiasati supaya tidak muntah setiap kali makan oatmeal, saya selalu menambahkan topping seperti Chia Seeds, Pisang, Granola, atau ketiga-tiganya, tergantung dengan stok makanan. 

Oatmeal sangat mengenyangkan, bahkan untuk saya yang porsi makannya banyak. Biasanya takaran oatmeal saya adalah empat sendok makan. Oatmeal penting untuk kesehatan tubuh kita karena oatmeal dapat mengurangi jumlah kolesterol. 

Jika kamu mau menambahkan chia seeds, tambahkan saja satu sendok makan chia seeds untuk memenuhi kebutuhan Omega-3. Saya mengetahui info ini dari mbak YouTuber favorit saya Pick Up Limes

Sarapan apa yang menurut kalian sehat dan praktis?