Mengapa Kita Harus Menghindari Penggunaan Microbeads

Pernah nggak kepikiran kalo produk-produk yang kamu gunakan ternyata mencemari lingkungan? Setelah saya baca artikel Greepeace, saya segera cek semua produk-produk kecantikan saya dan ternyata ada beberapa yang mengandung microbeads (Nggak lagi deh saya pake produk scrub yang dijual di toko swalayan yang ada dimana aja). Menurut saya, lingkungan ini nggak pantas dicemarkan hanya demi kecantikan orang-orang. Jadi, sebenernya apa sih microbeads itu? 

Microbeads adalah...

Microbeads, menurut Greenpeace, adalah butir plastik yang sangat kecil (kurang dari 5 mm) yang ada dalam produk sehari-hari yang kita pakai, seperti exfoliators, pasta gigi, sabun muka, dan masih banyak lagi. Microbeads terbuat dari polyethylene, polypropylene, atau polystyrene (atau yang sering dilabel sebagai PE, PP, PET, atau nylon). 

Dampak terhadap lingkungan

Kelihatannya microbeads adalah material yang tidak memberikan dampak buruk terhadap lingkungan. Kenyataannya, microbeads yang telah kita pakai, masuk ke laut melalui selokan, masuk ke dalam ikan dan ikan tersebut dimakan oleh kita (I love Sushi!). Microbeads digunakan oleh perusahaan karena microbeads lebih murah dibandingkan natural exfoliant (contohnya adalah natural walnut shells). Microbeads dapat menyerap racun yang sangat banyak (satu butir microbead dapat mengadung jutaan racun lebih dibandingkan air yang ada disekitar), kebayang kan kalo microbeads masuk ke dalam tubuh kita hanya demi kecantikan yang terlihat dari luar?

Beberapa brand terkenal ternyata banyak yang menggunakan microbeads dalam produknya, namun ada juga brand yang telah menghapus microbeads dari bahan yang digunakan (meskipun mungkin tidak semua produk). (Baca: From L'Oreal to Revlon, which brands are polluting the ocean with microbeads?)

image source: greepeace

image source: greepeace

Apa saja solusi yang bisa kita lakukan?

Sebagai generasi muda yang pintar, kamu bisa terlihat cantik tanpa harus mencemari lingkungan loh. Kalo lingkungan udah tercemar, nggak akan ada lagi tempat bagus yang bisa kamu upload di social media. Setidaknya kita harus berusaha menyelamatkan lingkungan untuk generasi berikutnya. Nah, berikut ini caranya:

  1. Cek dan ricek bahan-bahan yang digunakan untuk membuat suatu produk. Cek apakah ada polyethylene, polypropylene, atau polystyrene (atau yang sering dilabel sebagai PE, PP, PET, atau nylon).
  2. Download Beat the Microbeads app untuk mengecek suatu produk apakah mereka mengandung microbeads atau tidak.
  3. Aktif bertanya pada penjaga counter makeup/skincare apakah produk yang akan kita pakai mengandung plastik.
  4. Bantu Greenpeace untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari plastik

*post ini murni dari inisiatif diri saya sendiri karena saya sangat peduli terhadap lingkungan.

featured image by into the gloss