Kesalahan Yang Harus Dihindari Ketika Dalam Desain Blog

Blog bagus tidak cukup didukung dengan konten yang bagus aja, aspek blog design memiliki peran penting juga loh. Sayang banget kan, kalo kamu punya blog dengan konten bagus tapi kamu melakukan beberapa kesalahan dalam mendesain blog yang bisa membuat reader blog-mu males baca kamu. Apa aja sih kesalahan yang harus dihindari dalam desain blog?

1. Menggunakan jenis font yang terlalu macam-macam

Ketika memilih jenis font untuk blog, pilihlah yang sesuai dengan tema blogmu. Jika blogmu bertema minimalis, kamu bisa memilih font yang simple seperti Lato, Droid sans, Futura, atau lainnya. Jika ingin lebih classic, kamu bisa pilih font serif, seperti Georgia, Times New Roman, atau Playfair Dislpay. Menurut saya, pilihan jenis font untuk blog maksimal adalah tiga jenis font. Jika kamu menggunakan font lebih dari tiga jenis, kemungkinan visitor blogmu akan sedikit pusing ketika membaca blogmu.

2. Tidak memiliki tema

Punya tulisan blog yang bagus tapi nggak punya tema desain blog? Sama aja boong. Pertama kali yang dilihat oleh pengunjung blogmu adalah desain blogmu. Jika kamu memang tidak pandai dalam hal desain-mendesain, lebih baik jangan. Keep it simple, atau default lebih baik daripada kamu mencoba untuk mendesain blogmu sendiri dan berujung pada blog yang makin berantakan dan tidak rapi. Pilihlah satu tema untuk blogmu yang sesuai dengan kontenmu. Misalnya, kamu seorang beauty blogger yang feminin, dan minimalis, kamu bisa contek gaya blogmu seperti blog Lizzie Parra yang dominan dengan warna pastel pink.

3. Pemilihan warna yang nggak pas

Warna memberikan pengaruh psikologis yang cukup signifikan untuk manusia. Oleh karena itu, jika kamu memang ingin blogmu lebih enak dipandang reader atau subscriber kamu, gunakan warna yang cocok, yang sesuai dengan temamu. Kalo kamu ragu dengan pilihan warnamu, gunakan warna-warna netral seperti hitam, putih, abu-abu. Tapi kalo kamu emang suka warna warni yang mencolok seperti magenta, fuschia, atau semacamnya, kamu bisa kombinasikan warna tersebut dengan warna yang lebih kalem. Secara pribadi, saya tidak terlalu suka dengan pemilihan warna yang terlalu mencolok atau kebanyakan warna karena hal tersebut akan membuat pengunjung blog tidak fokus dengan kontenmu. 

4. Rata tengah

Saya pernah mencari product review untuk sebuah lipstick, dan menemukan blog yang tidak terlalu buruk desainnya, tapi teks setiap kontennya menggunakan rata tengah. Pusing bacanya. Rata tengah atau center itu sah-sah aja kalo kamu pake buat judul. Pokoknya jangan deh menggunakan rata tengah untuk blog post. Kalo mau body text yang berada di tengah seperti blog saya, gunakan content inset. 

5. Tidak konsisten

Konsistensi dalam blogging sangat penting. Yang dimaksud konsisten disini bukan berapa sering kita ngeblog tapi seberapa konsisten kamu dalam branding blog kamu. Misalnya, kamua 

6. Menggunakan jenis font display untuk paragraf

Siapa yang nggak pusing membaca blog dengan jenis display? Font display adalah jenis font yang seharusnya digunakan untuk judul, atau memberikan aksen artistik dalam desain. Font jenis ini kurang pantas apabila digunakan untuk menulis paragraf. Pernah saya menemukan blog yang memiliki konten bagus, tapi font yang digunakan dalam paragrafnya adalah font display dan saya pusing ketika membacanya.